Pelindo Tegaskan! Rumah Kakek Wawan Yang Dibeli Bangunan, Bukan Tanah

Bagikan

Kasus alih fungsi rumah Kakek Wawan Syarwhani di Surabaya jadi Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali sorotan publik.

Pelindo Tegaskan! Rumah Kakek Wawan Yang Dibeli Bangunan, Bukan Tanah

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akhirnya angkat bicara, memberikan klarifikasi terkait status lahan dan proses hukum yang melandasinya.

Berikut ini, akan menyororti tentang sengketa kepemilikan yang melibatkan sejarah transaksi dan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Pelindo Tegas, Tanah Adalah Milik Sah Perusahaan

Pelindo, melalui Sub Regional Head Jawa Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan bahwa sengketa lahan ini telah melalui serangkaian proses hukum panjang. Seluruh tahapan peradilan telah dilalui, dan hasilnya adalah putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, atau inkrah.

​Putusan pengadilan, yang mencakup beberapa nomor perkara dari Pengadilan Negeri hingga Mahkamah Agung, secara jelas menetapkan Pelindo sebagai pemilik sah Hak Pengelolaan (HPL) atas lahan tersebut.​ Ini termasuk lokasi di Jalan Teluk Kumai Barat Nomor 38 C dan Teluk Kumai Timur Nomor 83 A.

Berdasarkan putusan tersebut, Pengadilan Negeri Surabaya telah melaksanakan eksekusi pada 21 Mei 2024. Objek sengketa, yaitu lahan HPL, secara resmi diserahkan kepada Pelindo, mengukuhkan kewenangan perusahaan untuk menguasai dan memanfaatkan aset tersebut.

Bangunan Dibeli, Tanah Tidak Termasuk

Purwanto juga meluruskan kesalahpahaman terkait status bangunan rumah Kakek Wawan. Pelindo mengakui bahwa bangunan tersebut memang dibeli oleh Wawan Syarwhani, namun pembelian itu hanya mencakup struktur fisik rumah, bukan tanah tempat bangunan itu berdiri.

Sejak awal, status tanah tersebut tetap merupakan HPL atas nama PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Fakta ini telah diuji dan divalidasi dalam persidangan, menunjukkan bahwa klaim kepemilikan tanah oleh Wawan tidak memiliki dasar hukum.

Dengan demikian, Pelindo menekankan bahwa secara hukum, bangunan milik Kakek Wawan tidak diperkenankan untuk tetap berdiri di atas tanah HPL milik Pelindo. Ini menjadi poin krusial dalam memahami duduk perkara sengketa ini.

Baca Juga: Aset Militer di Padang Diserobot, Pihak Luar Terlibat Mafia Tanah

Mediasi Gagal, Eksekusi Tetap Berlangsung

Mediasi Gagal, Eksekusi Tetap Berlangsung

Sebelum pelaksanaan eksekusi, Pelindo menyatakan telah berupaya menempuh jalur mediasi dengan Kakek Wawan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena pihak Kakek Wawan menolak opsi-opsi yang ditawarkan oleh Pelindo.

Meskipun terdapat penolakan dari Kakek Wawan saat eksekusi berlangsung, proses tersebut tetap dijalankan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pelindo menegaskan bahwa semua tindakan yang diambil didasarkan pada kekuatan hukum dan putusan pengadilan.

Sikap Pelindo ini menggarisbawahi pentingnya kepatuhan terhadap proses hukum dan putusan pengadilan yang telah inkrah. Mereka berkomitmen untuk bertindak sesuai koridor hukum dalam pengelolaan aset perusahaan.

Kakek Wawan Terkejut, Pelindo Tegaskan Legalitas Kerjasama

Wawan Syarwhani sendiri mengaku terkejut ketika mengetahui rumahnya dibongkar dan dialihfungsikan tanpa sepengetahuannya. Beliau menyebut rumah tersebut kosong sejak April 2025 namun masih dalam kondisi terkunci, dan kini telah berubah menjadi SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Pelindo menjelaskan bahwa penggunaan aset tersebut, yang kini menjadi SPPG, merupakan kerja sama yang sah dan legal antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) sebagai pemegang sertifikat HPL dengan Polres Tanjung Perak. Kerjasama ini menunjukkan pemanfaatan aset sesuai regulasi.

Situasi ini menyoroti kompleksitas sengketa lahan di Indonesia, di mana terkadang ada perbedaan pemahaman antara klaim pribadi dan status hukum kepemilikan yang sah. Pelindo berdiri teguh pada putusan pengadilan yang telah mengikat.

Ikuti terus berita terbaru seputar Mafia Tanah serta informasi menarik lainnya yang menambah wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari surabaya.kompas.com

Related Posts

Ada Apa di Balik Rp300 Juta? Ning Lia Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Surabaya

Bagikan

Isu dugaan mafia tanah di Surabaya kembali mencuat setelah nama Ning Lia menyoroti sebuah kasus yang berkaitan dengan transaksi senilai Rp300 juta. Sorotan ini memicu perhatian publik karena dianggap menyentuh…

Sengketa Lahan Bukit Bakar Memanas, Konflik Agraria Picu Kekhawatiran Bagi Para Warga Jambi!

Bagikan

Sengketa lahan Bukit Bakar memanas di Jambi, konflik agraria picu kekhawatiran warga dan jadi sorotan publik luas saat ini. Konflik agraria yang belum terselesaikan ini mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan…

You Missed

Ada Apa di Balik Rp300 Juta? Ning Lia Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Surabaya

  • By Aeron
  • April 28, 2026
  • 4 views
Ada Apa di Balik Rp300 Juta? Ning Lia Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Surabaya

Heboh Ketapang! Tanah Program Landreform Diduga Dijual Bebas Jadi Perumahan, Nama Eks PNS Ikut Terseret

  • By Callyn
  • April 27, 2026
  • 9 views
Heboh Ketapang! Tanah Landreform Diduga Dijual Bebas Jadi Perumahan

Dugaan Suap ke Penyelenggara Pemilu Terbongkar, Respons Keras PKS Muncul

  • By Amelia
  • April 26, 2026
  • 8 views
Dugaan Suap ke Penyelenggara Pemilu Terbongkar, Respons Keras PKS Muncul

Tak Kuasa Menahan Air Mata, Ketua DPRD Magetan Ditahan Kasus Korupsi

  • By Amelia
  • April 25, 2026
  • 10 views
Tak Kuasa Menahan Air Mata, Ketua DPRD Magetan Ditahan Kasus Korupsi

Sengketa Lahan Bukit Bakar Memanas, Konflik Agraria Picu Kekhawatiran Bagi Para Warga Jambi!

  • By Callyn
  • April 24, 2026
  • 8 views
Sengketa Lahan Bukit Bakar, Konflik Agraria Picu Kekhawatiran Warga Jambi!

Geger! Sengketa Properti Fantastis Di Tangsel, Warga Mulai Waspadai Pentingnya AJB!

  • By Callyn
  • April 23, 2026
  • 11 views
Geger! Sengketa Properti Fantastis Di Tangsel, Warga Mulai Waspadai Pentingnya AJB!
Identifikasi Pola Awal di Mahjong Live Membuka Cara Baru Membaca Ritme Permainan pada Platform OnlineTeknik Evaluasi Algoritma Membantu Menentukan Momentum yang Lebih Tepat dalam Perkembangan Industri DigitalPanduan Analitik Mendalam Membuka Pemahaman Baru tentang Baccarat Live Online dengan Pendekatan yang Lebih TerukurAnalisis Harian Starlight Princess Super Scatter Mengarah pada Strategi Bermain yang Lebih Terarah dan KonsistenPendalaman Pergerakan Simbol Online Mengungkap Fase Aktif Ritme Permainan dan Dampaknya bagi IndustriHeterogenisasi Metadata Starlight Princess untuk Mengoptimalkan Manajemen Informasi Berbasis Semantik AdaptifPengembangan Representasi Pengetahuan Digital Terpadu melalui Transformasi Data Wild Bounty secara SemantikIntegrasi Metadata Berlapis Starlight Princess dalam Sistem Pengelolaan Informasi Semantik yang Lebih TerstrukturDisrupsi Semantik Starlight Princess dalam Kerangka Ontologi Digital Berbasis Data AdaptifAsimilasi Ontologi Data Starlight Princess untuk Membangun Representasi Pengetahuan Digital yang Lebih Terpadudata internal membongkar pergerakan kasino online ke era konfigurasi prediktifeksplorasi rtp dan dinamika reaktivitas fitur unggulan mahjong ways prohal kecil di mahjong ways yang sering diabaikan namun membawa hasil besarkeunggulan sistem terbaru mahjong wins untuk pengalaman bermain yang lebih berbedamahjong wins 3 hadir dengan transformasi dari konsep tradisional ke sistem robotik cerdaspendekatan ai modern dalam mengoptimalkan presisi algoritma pgsoftpendekatan sistem modern bongkar misteri scatter dan wildpergerakan viral forum bongkar cara strategi cerdas raih potensi 28 juta secara stabilperubahan rtp dan cara pemain menyusun strategi adaptif di kasino onlinestrategi analisis perilaku pemain di game digital demi meningkatkan kesempatan menang