Warga Kalbar Murka! BPN Paksa Ukur SHM, Diduga Ada Mafia Tanah

Bagikan

Warga Kalbar marah besar setelah BPN diduga memaksa pengukuran SHM, mencuat dugaan keterlibatan mafia tanah di wilayah itu.

Warga Kalbar marah besar setelah BPN diduga memaksa pengukuran SHM

Lili Santi Hasan, seorang warga di Kalimantan Barat, mengalami kejadian yang mengejutkan dan mengkhawatirkan. ​Lahan miliknya yang bersertifikat hak milik (SHM) tiba-tiba didatangi rombongan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) untuk diukur, tanpa pemberitahuan resmi.​

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Mafia Tanah.

Pengukuran Lahan Sengketa Memicu Ketegangan

Pada Rabu, 4 Februari 2026, Lili Santi Hasan dikejutkan dengan kehadiran rombongan gabungan dari BPN Kanwil Kalbar, BPN Kabupaten Kubu Raya, serta PTUN di lahan sengketa miliknya. Lokasi kejadian berada di Jalan Mayor Aliayang, Kubu Raya.

Kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk melakukan pengukuran lahan. Namun, Lili Santi Hasan sebagai pemilik tanah yang sah, merasa sangat keberatan. Ia mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan atau undangan resmi mengenai aktivitas pengukuran ini.

Ketegangan tak terhindarkan di lokasi. Adu mulut sempat terjadi antara Lili Santi Hasan dan pihak BPN. Situasi memanas hingga akhirnya rombongan BPN dan PTUN memutuskan untuk membubarkan diri tanpa menyelesaikan pengukuran.

Protes Keras Pemilik Lahan Dan Kejanggalan Sertifikat

Lili Santi Hasan dengan tegas menyatakan bahwa tanah tersebut adalah miliknya, dibuktikan dengan sertifikat hak milik yang terbit pada tahun 1997. Ia membeli tanah itu secara sah pada tahun 2001, dan sejak tahun 2005 telah menguasainya. Semua proses kepemilikan diakuinya sangat jelas secara hukum.

Sebagian lahannya pernah digunakan negara untuk proyek jalan umum, dan mekanisme ganti rugi telah diselesaikan. Namun, Lili Santi Hasan menemukan kejanggalan dengan munculnya sertifikat atas nama PT Bumi Indah Raya pada tahun 2007. Sertifikat ini diduga berada di atas tanah miliknya, bahkan melintasi badan jalan.

Yang lebih aneh, sertifikat tersebut disebutkan untuk pertanian, padahal tanah itu tidak pernah dimanfaatkan untuk tujuan tersebut. Lili Santi Hasan merasa tanahnya sedang dirampas secara sistematis dan menduga dirinya berhadapan dengan praktik mafia tanah.

Baca Juga: Tanah Disengketakan, Pembeli Beritikad Baik Tak Dapat Perlindungan

Kekecewaan Kuasa Hukum Atas Prosedur BPN Dan PTUN

 Kekecewaan Kuasa Hukum Atas Prosedur BPN Dan PTUN

Dr. Herman Hofi Mumawar, kuasa hukum Lili Santi Hasan, menyatakan kekecewaan mendalam atas tindakan BPN dan PTUN. Ia menilai langkah mereka turun ke lapangan tanpa prosedur semestinya sebagai “drama hukum yang tidak masuk akal.”

Menurut Herman Hofi, keputusan PTUN sejauh ini hanya bersifat administratif terkait penerbitan sertifikat, bukan menyangkut kepemilikan tanah secara perdata. Ia menekankan bahwa ranah kepemilikan adalah perdata, dan upaya hukum terkait hal ini masih terbuka lebar.

Ia juga menyoroti kehadiran rombongan BPN dalam jumlah besar, bahkan disebut “satu kompi BPN datang dengan banyak mobil.” Herman Hofi menduga adanya keberpihakan birokrasi terhadap pihak yang memiliki kekuatan modal, yang seharusnya melayani publik secara adil.

Langkah Hukum Selanjutnya Dan Desakan Keadilan

Herman Hofi Mumawar memastikan bahwa pihaknya akan melaporkan dugaan pelanggaran prosedur ini ke BPN Pusat dan kementerian terkait. Ia juga menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BPN Kabupaten Kubu Raya dan BPN Kanwil Kalbar.

Ia menambahkan bahwa hak pengelolaan lahan (HPL) yang disebut-sebut untuk pertanian seharusnya batal demi hukum karena tidak dimanfaatkan sesuai peruntukannya. “Aturannya jelas. Kalau HPL tidak digunakan sesuai fungsi, itu harus dicabut oleh BPN. Bukan malah membatalkan hak masyarakat,” tegasnya.

Melihat fakta lapangan yang berbeda dengan putusan administrasi, Herman Hofi mendesak pemerintah pusat untuk turun tangan. Ia berharap penegakan hukum berjalan adil dan negara hadir untuk melindungi masyarakat dari praktik mafia tanah yang merajalela.

Jangan lewatkan update berita seputaran Mafia Tanah serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari wartapontianak.pikiran-rakyat.com
  • Gambar Kedua dari pontianakpost.jawapos.com

Related Posts

Heboh Ketapang! Tanah Program Landreform Diduga Dijual Bebas Jadi Perumahan, Nama Eks PNS Ikut Terseret

Bagikan

Heboh di Ketapang! Tanah landreform diduga dijual jadi perumahan, Eks PNS terseret, fakta mengejutkan ini bikin publik penasaran. Isu ini sontak memicu perhatian luas karena menyangkut aset yang seharusnya dikelola…

Dugaan Suap ke Penyelenggara Pemilu Terbongkar, Respons Keras PKS Muncul

Bagikan

KPK kembali mengungkap dugaan praktik suap yang melibatkan penyelenggara pemilu dan langsung memicu sorotan tajam publik. Temuan ini menambah kekhawatiran terhadap integritas proses demokrasi di Indonesia, terutama karena pemilu seharusnya…

You Missed

Ada Apa di Balik Rp300 Juta? Ning Lia Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Surabaya

  • By Aeron
  • April 28, 2026
  • 5 views
Ada Apa di Balik Rp300 Juta? Ning Lia Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Surabaya

Heboh Ketapang! Tanah Program Landreform Diduga Dijual Bebas Jadi Perumahan, Nama Eks PNS Ikut Terseret

  • By Callyn
  • April 27, 2026
  • 9 views
Heboh Ketapang! Tanah Landreform Diduga Dijual Bebas Jadi Perumahan

Dugaan Suap ke Penyelenggara Pemilu Terbongkar, Respons Keras PKS Muncul

  • By Amelia
  • April 26, 2026
  • 8 views
Dugaan Suap ke Penyelenggara Pemilu Terbongkar, Respons Keras PKS Muncul

Tak Kuasa Menahan Air Mata, Ketua DPRD Magetan Ditahan Kasus Korupsi

  • By Amelia
  • April 25, 2026
  • 11 views
Tak Kuasa Menahan Air Mata, Ketua DPRD Magetan Ditahan Kasus Korupsi

Sengketa Lahan Bukit Bakar Memanas, Konflik Agraria Picu Kekhawatiran Bagi Para Warga Jambi!

  • By Callyn
  • April 24, 2026
  • 9 views
Sengketa Lahan Bukit Bakar, Konflik Agraria Picu Kekhawatiran Warga Jambi!

Geger! Sengketa Properti Fantastis Di Tangsel, Warga Mulai Waspadai Pentingnya AJB!

  • By Callyn
  • April 23, 2026
  • 12 views
Geger! Sengketa Properti Fantastis Di Tangsel, Warga Mulai Waspadai Pentingnya AJB!
Identifikasi Pola Awal di Mahjong Live Membuka Cara Baru Membaca Ritme Permainan pada Platform OnlineTeknik Evaluasi Algoritma Membantu Menentukan Momentum yang Lebih Tepat dalam Perkembangan Industri DigitalPanduan Analitik Mendalam Membuka Pemahaman Baru tentang Baccarat Live Online dengan Pendekatan yang Lebih TerukurAnalisis Harian Starlight Princess Super Scatter Mengarah pada Strategi Bermain yang Lebih Terarah dan KonsistenPendalaman Pergerakan Simbol Online Mengungkap Fase Aktif Ritme Permainan dan Dampaknya bagi IndustriHeterogenisasi Metadata Starlight Princess untuk Mengoptimalkan Manajemen Informasi Berbasis Semantik AdaptifPengembangan Representasi Pengetahuan Digital Terpadu melalui Transformasi Data Wild Bounty secara SemantikIntegrasi Metadata Berlapis Starlight Princess dalam Sistem Pengelolaan Informasi Semantik yang Lebih TerstrukturDisrupsi Semantik Starlight Princess dalam Kerangka Ontologi Digital Berbasis Data AdaptifAsimilasi Ontologi Data Starlight Princess untuk Membangun Representasi Pengetahuan Digital yang Lebih Terpadudata internal membongkar pergerakan kasino online ke era konfigurasi prediktifeksplorasi rtp dan dinamika reaktivitas fitur unggulan mahjong ways prohal kecil di mahjong ways yang sering diabaikan namun membawa hasil besarkeunggulan sistem terbaru mahjong wins untuk pengalaman bermain yang lebih berbedamahjong wins 3 hadir dengan transformasi dari konsep tradisional ke sistem robotik cerdaspendekatan ai modern dalam mengoptimalkan presisi algoritma pgsoftpendekatan sistem modern bongkar misteri scatter dan wildpergerakan viral forum bongkar cara strategi cerdas raih potensi 28 juta secara stabilperubahan rtp dan cara pemain menyusun strategi adaptif di kasino onlinestrategi analisis perilaku pemain di game digital demi meningkatkan kesempatan menang