Rumah Terpal Tanah Abang: Keluarga Bertahan Di 3 Meter Persegi

Bagikan

Warga Tanah Abang bertahan di rumah terpal 3 m², ruang kecil untuk tidur, masak, dan hidup sehari-hari yang penuh tantangan.

Rumah Terpal Tanah Abang: Keluarga Bertahan Di 3 Meter Persegi

Di tengah hiruk-pikuk Tanah Abang, beberapa warga hidup di rumah terpal mungil berukuran hanya 3 meter persegi. Setiap sudut dipakai untuk tidur, memasak, dan menjalani aktivitas sehari-hari.

Kisah mereka menggambarkan ketangguhan dan kreativitas menghadapi keterbatasan ruang, sekaligus menjadi cermin realita kehidupan urban yang sering terabaikan. Simak kisah di Mafia Tanah mereka yang bertahan di tengah kerasnya kota Jakarta

Kehidupan Terbatas Di Rumah Terpal Tanah Abang

Di balik hiruk-pikuk Tanah Abang, puluhan rumah terpal menempel di dinding beton pembatas rel kereta. Terpal lusuh, papan kayu, dan tripleks dirangkai seadanya menjadi dinding dan atap.

Rumah-rumah ini berdiri di Jalan Bakti, RW 01, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, tanpa halaman, pagar, atau plang alamat. Kehidupan sehari-hari berlangsung di ruang yang sempit dan pengap.

Kompas.com masuk ke salah satu rumah terpal pada Kamis (5/2/2026). Begitu masuk, pengunjung disambut udara panas dan cahaya minim dari celah robek terpal. Bau lembap bercampur aroma kendaraan dan barang bekas memenuhi ruangan, menandai kerasnya kehidupan di kota besar.

Ruang Tiga Meter Persegi Untuk Segalanya

Di dalam rumah berukuran tiga meter persegi, seluruh aktivitas dilakukan di satu tempat. Pakaian, guling, kasur tipis, dan kardus menumpuk di sudut ruangan.

Kasur bekas menjadi alas tidur, duduk, dan berlindung dari hujan. Untuk bergerak, penghuni harus menekuk tubuh karena luas ruangan yang terbatas. Suara kendaraan dan getaran rel kereta menjadi bagian keseharian yang tak terpisahkan.

Keluarga seperti Hasan (80) dan istrinya Asmani (60) menyesuaikan diri dengan kondisi ini selama puluhan tahun. Rumah dibangun perlahan dari barang bekas dan bantuan warga lain.

Baca Juga: Prabowo Gebrak Aturan Lama, Tanah Terlantar Kini Bisa Disita Negara

Bertahan Dari Hari Ke Hari

Bertahan Dari Hari Ke Hari 700

Sehari-hari, Hasan bekerja memulung untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Hasilnya kadang hanya cukup membeli beras dan lauk seadanya. Asmani lebih banyak berada di rumah dan menunggu Hasan pulang.

Sanitasi menjadi masalah besar. Warga mengandalkan toilet umum atau bahkan kali untuk buang air, tergantung kemampuan masing-masing. Semua ini menjadi rutinitas yang diterima sebagai kenyataan hidup.

Meski hidup serba terbatas, mereka tetap bertahan. Bantuan dari tetangga, sisa makanan, dan sedikit dukungan sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Kondisi Serupa Di Sekitar Jalan Bakti

Puluhan keluarga lain tinggal berdempetan di sepanjang jalan. Atap rumah sering robek dan ditambal plastik, sementara anggota keluarga tidur berdesakan. Beberapa ibu tampak mencuci pakaian di ember hitam di depan rumah.

Sebagian besar penghuni bekerja di sektor informal: pemulung, buruh cuci, pedagang kecil, dan kuli angkut pasar. Pendapatan yang tidak menentu membuat mereka sulit keluar dari lingkaran kemiskinan.

Anak-anak juga terkena dampak. Akses pendidikan terbatas, sementara kebutuhan dasar sehari-hari sering sulit dipenuhi. Kondisi ini berpotensi mengulang siklus kemiskinan generasi berikutnya.

Krisis Perumahan Dan Perlunya Solusi Struktural

Menurut sosiolog Rakhmat Hidayat, keberadaan rumah terpal mencerminkan kemiskinan struktural perkotaan. Tingginya biaya hidup, minim jaminan sosial, dan kesempatan kerja yang terbatas membuat masyarakat sulit mengakses hunian formal.

Penertiban Satpol PP yang dilakukan berkali-kali hanya bersifat sementara. Warga sering kembali membangun rumah terpal karena tidak ada alternatif hunian yang layak.

Rakhmat menekankan perlunya kebijakan perumahan inklusif dan shelter sementara yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi. Tanpa langkah ini, kelompok miskin kota akan terus terpinggirkan dan sulit keluar dari siklus kemiskinan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari megapolitan.kompas.com
  • Gambar Kedua dari megapolitan.kompas.com

Related Posts

Haru! Mbah Tupon Sujud Syukur Setelah Sertipikat Tanahnya Akhirnya Kembali

Bagikan

Kisah kehidupan yang penuh perjuangan, ada momen-momen yang menghadirkan haru mendalam dan mengingatkan kita tentang arti keadilan. Salah satunya adalah kisah seorang warga lanjut usia yang dikenal dengan sapaan Mbah…

Akhirnya Dikembalikan! Ada Apa Di Balik Sertifikat Tanah Mbah Tupon Yang Diserahkan Kejari Bantul?

Bagikan

Kejari Bantul resmi mengembalikan sertifikat tanah milik Mbah Tupon setelah melalui proses penanganan dan klarifikasi hukum. Peristiwa ini menjadi bukti bahwa penyelesaian kasus pertanahan dapat dilakukan secara transparan dan sesuai…

You Missed

Ada Apa di Balik Rp300 Juta? Ning Lia Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Surabaya

  • By Aeron
  • April 28, 2026
  • 4 views
Ada Apa di Balik Rp300 Juta? Ning Lia Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Surabaya

Heboh Ketapang! Tanah Program Landreform Diduga Dijual Bebas Jadi Perumahan, Nama Eks PNS Ikut Terseret

  • By Callyn
  • April 27, 2026
  • 9 views
Heboh Ketapang! Tanah Landreform Diduga Dijual Bebas Jadi Perumahan

Dugaan Suap ke Penyelenggara Pemilu Terbongkar, Respons Keras PKS Muncul

  • By Amelia
  • April 26, 2026
  • 8 views
Dugaan Suap ke Penyelenggara Pemilu Terbongkar, Respons Keras PKS Muncul

Tak Kuasa Menahan Air Mata, Ketua DPRD Magetan Ditahan Kasus Korupsi

  • By Amelia
  • April 25, 2026
  • 10 views
Tak Kuasa Menahan Air Mata, Ketua DPRD Magetan Ditahan Kasus Korupsi

Sengketa Lahan Bukit Bakar Memanas, Konflik Agraria Picu Kekhawatiran Bagi Para Warga Jambi!

  • By Callyn
  • April 24, 2026
  • 8 views
Sengketa Lahan Bukit Bakar, Konflik Agraria Picu Kekhawatiran Warga Jambi!

Geger! Sengketa Properti Fantastis Di Tangsel, Warga Mulai Waspadai Pentingnya AJB!

  • By Callyn
  • April 23, 2026
  • 11 views
Geger! Sengketa Properti Fantastis Di Tangsel, Warga Mulai Waspadai Pentingnya AJB!
Identifikasi Pola Awal di Mahjong Live Membuka Cara Baru Membaca Ritme Permainan pada Platform OnlineTeknik Evaluasi Algoritma Membantu Menentukan Momentum yang Lebih Tepat dalam Perkembangan Industri DigitalPanduan Analitik Mendalam Membuka Pemahaman Baru tentang Baccarat Live Online dengan Pendekatan yang Lebih TerukurAnalisis Harian Starlight Princess Super Scatter Mengarah pada Strategi Bermain yang Lebih Terarah dan KonsistenPendalaman Pergerakan Simbol Online Mengungkap Fase Aktif Ritme Permainan dan Dampaknya bagi IndustriHeterogenisasi Metadata Starlight Princess untuk Mengoptimalkan Manajemen Informasi Berbasis Semantik AdaptifPengembangan Representasi Pengetahuan Digital Terpadu melalui Transformasi Data Wild Bounty secara SemantikIntegrasi Metadata Berlapis Starlight Princess dalam Sistem Pengelolaan Informasi Semantik yang Lebih TerstrukturDisrupsi Semantik Starlight Princess dalam Kerangka Ontologi Digital Berbasis Data AdaptifAsimilasi Ontologi Data Starlight Princess untuk Membangun Representasi Pengetahuan Digital yang Lebih Terpadudata internal membongkar pergerakan kasino online ke era konfigurasi prediktifeksplorasi rtp dan dinamika reaktivitas fitur unggulan mahjong ways prohal kecil di mahjong ways yang sering diabaikan namun membawa hasil besarkeunggulan sistem terbaru mahjong wins untuk pengalaman bermain yang lebih berbedamahjong wins 3 hadir dengan transformasi dari konsep tradisional ke sistem robotik cerdaspendekatan ai modern dalam mengoptimalkan presisi algoritma pgsoftpendekatan sistem modern bongkar misteri scatter dan wildpergerakan viral forum bongkar cara strategi cerdas raih potensi 28 juta secara stabilperubahan rtp dan cara pemain menyusun strategi adaptif di kasino onlinestrategi analisis perilaku pemain di game digital demi meningkatkan kesempatan menang