Dirjen ESDM meninjau langsung kondisi sejumlah tambang di wilayah Sumatera untuk memastikan kegiatan pertambangan berjalan sesuai regulasi.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Dirjen ESDM) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah pertambangan di Pulau Sumatera sebagai bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi kegiatan usaha pertambangan.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa operasional tambang berjalan sesuai dengan ketentuan perizinan, standar keselamatan kerja, serta kaidah pertambangan yang baik dan berkelanjutan.
Fokus Pengawasan Terhadap Keselamatan
Dalam peninjauan tersebut, Dirjen ESDM menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh aktivitas pertambangan.
Keselamatan tenaga kerja menjadi aspek utama yang tidak dapat ditawar, mengingat risiko tinggi yang melekat pada kegiatan eksplorasi dan produksi tambang.
Selain itu, perusahaan diminta untuk terus meningkatkan pengelolaan lingkungan, terutama dalam pengendalian limbah, reklamasi lahan, serta pengelolaan air tambang.
Pengawasan lingkungan menjadi perhatian khusus karena beberapa wilayah tambang di Sumatera berdekatan dengan kawasan pemukiman dan lahan produktif masyarakat.
Dirjen ESDM mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap dokumen lingkungan dan rencana pascatambang merupakan kewajiban mutlak bagi setiap pemegang izin usaha pertambangan.
Evaluasi Kontribusi Tambang Bagi Daerah
Selain aspek teknis, kunjungan ini juga digunakan untuk mengevaluasi kontribusi sektor pertambangan terhadap pembangunan daerah.
Dirjen ESDM menyoroti pentingnya peran perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal melalui penyerapan tenaga kerja, penggunaan jasa lokal, serta program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah berharap kehadiran industri tambang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, tidak hanya selama masa produksi tetapi juga setelah tambang berakhir.
Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan sektor pertambangan di Sumatera.
Baca Juga: Geger! Mafia Kayu di Sumatera Terbongkar, Ini Dalang Dibalik Bencana Banjir Dan Longsor Aceh!
Singgung Tambang Emas Martabe

Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Dirjen ESDM juga menyinggung operasional Tambang Emas Martabe yang berada di Sumatera Utara. Tambang ini dikenal sebagai salah satu proyek emas berskala besar yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara dan daerah.
Dirjen ESDM menilai bahwa pengelolaan Martabe dapat menjadi contoh penerapan praktik pertambangan yang mengedepankan aspek keselamatan dan lingkungan.
Namun demikian, Dirjen ESDM tetap mengingatkan agar pengelola Martabe terus meningkatkan transparansi, kepatuhan terhadap regulasi, serta komunikasi dengan masyarakat sekitar.
Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan keberlanjutan operasional tambang dalam jangka panjang.
Komitmen Pemerintah Terhadap Pertambangan
Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Derita Rakyat .
- Gambar Utama dari sinarharapan.co
- Gambar Kedua dari news.detik.com

