Kasus Mafia Tanah, Eks Lurah Gunung Sugih Cilegon Resmi Ditetapkan Tersangka

Bagikan

Eks Lurah Gunung Sugih Cilegon resmi jadi tersangka kasus dugaan mafia tanah, Polisi terus selidiki jaringan dan alur transaksi tanah.

Kasus Mafia Tanah, Eks Lurah Gunung Sugih Cilegon Resmi Ditetapkan Tersangka

Kasus dugaan mafia tanah kembali menghebohkan Cilegon. Mantan Lurah Gunung Sugih resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah penyelidikan polisi menemukan indikasi keterlibatan dalam praktik jual-beli dan penguasaan tanah secara ilegal.

Keputusan ini menegaskan komitmen aparat penegak hukum untuk menindak pejabat yang menyalahgunakan wewenang. Mafia Tanah ini akan mengulas kronologi kasus, bukti yang ditemukan, serta dampaknya bagi tata kelola tanah di Cilegon.

Mantan Lurah Gunung Sugih Cilegon Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah

Kasus dugaan mafia tanah di lahan milik PT Pancapuri Indoperkasa kembali menjadi sorotan publik. Tidak hanya menyeret mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Ismatullah, sebagai tersangka, kasus ini juga menjerat mantan Lurah Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, RE.

Informasi ini diungkapkan oleh pengacara RE, Aris Rusman, yang menyebut bahwa RE termasuk dalam enam orang tersangka dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). Kasus ini mengungkap praktik jual-beli tanah yang menggunakan dokumen alas hak berupa girik atau SPPT, tercatat atas nama ahli waris US dan empat saudaranya di buku tanah Kelurahan Gunung Sugih.

Saat transaksi berlangsung, RE masih menjabat sebagai lurah, sehingga prosedur administrasi dari kelurahan menjadi tanggung jawabnya.

Proses Transaksi Dan Administrasi Yang Dipersoalkan

Menurut Aris, RE telah mengikuti prosedur dengan mengirimkan dua kali surat pemberitahuan kepada pemilik lahan yang berbatasan, termasuk PT Pancapuri, masing-masing dengan tenggat 14 hari. Karena tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan, proses administrasi tetap dilanjutkan hingga diterbitkannya Akta Jual Beli (AJB).

Namun, pasca penerbitan AJB, camat Ciwandan menarik akta tersebut tanpa memberikan penjelasan kepada RE. RE menilai transaksi menjadi batal, sementara warkah yang tersimpan di kecamatan diduga diambil pihak lain tanpa sepengetahuannya dan kemudian diajukan kembali ke notaris hingga diterbitkan Akta Jual Beli Nomor 04 tertanggal 11 November 2024.

Kendati demikian, keberatan dari PT Pancapuri baru disampaikan pada 2 Desember 2024, setelah akta diterbitkan. Perusahaan mempertanyakan tiga surat dari kelurahan, yakni SKRT, SKTTS, dan SK yang ditandatangani oleh RE.

Baca Juga: Gerbang Sekolah Digembok! Ratusan Siswa Terlantar Akibat Sengketa Lahan Panas di Garut

Kontroversi Penetapan Tersangka

Kontroversi Penetapan Tersangka 700

Aris mempertanyakan dasar penetapan tersangka yang hanya menjaring enam orang, padahal dugaan awal melibatkan 13 orang. Ia menegaskan akan terus mengawal proses hukum dan meminta penyidik bertindak objektif.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, belum merespons konfirmasi terkait penetapan tersangka RE. Meski begitu, Polda Banten telah mengonfirmasi bahwa Ismatullah, mantan anggota DPRD, resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penyerobotan lahan PT Pancapuri Indoperkasa.

Saat ini, Ismatullah belum ditahan dan proses penyidikan masih berlangsung.

Dampak Kasus Mafia Tanah Di Cilegon

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan pejabat publik dan menyingkap praktik penguasaan tanah secara ilegal yang merugikan perusahaan dan masyarakat. Dugaan mafia tanah tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga menimbulkan ketidakpastian hukum terkait kepemilikan lahan.

Publik menilai penanganan kasus ini menjadi ujian bagi aparat hukum untuk bertindak transparan dan profesional. Penetapan tersangka RE dan Ismatullah diharapkan memberi efek jera bagi pejabat yang menyalahgunakan wewenang dan sekaligus menegaskan perlunya tata kelola pertanahan yang bersih di Cilegon.

Penegakan hukum yang konsisten diyakini akan mencegah praktik serupa di masa depan, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem administrasi pertanahan. Jangan lewatkan update berita terbaru di seputaran Mafia Tanah serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari radarbanten.co.id
  • Gambar Kedua dari radarbanten.co.id

Related Posts

Penggeledahan Mendadak Di Dumai, Nama Pelindo Terseret Kasus Yang Mulai Terkuak

Bagikan

Langkah Kejati Riau menggeledah kantor Pelindo Dumai memicu perhatian publik terkait dugaan kasus korupsi di sektor pelabuhan. Penggeledahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengumpulan bukti dalam perkara yang berkaitan…

Terbongkar! Kejari Jakarta Utara Ungkap Kasus Korupsi di Sarana Jaya

Bagikan

Kejaksaan Negeri Jakarta Utara mengungkap adanya penyelidikan terkait pengelolaan dana di lingkungan Perumda Pembangunan Sarana Jaya.     Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara telah menetapkan…

You Missed

VIRAL! Skandal Tambang Jatim Terbongkar, Kadis ESDM dan Anak Buah Ditahan

  • By Aeron
  • April 18, 2026
  • 4 views
VIRAL! Skandal Tambang Jatim Terbongkar, Kadis ESDM dan Anak Buah Ditahan

BREAKING! Kasus Mafia Tanah Mencuat, Kepala Kantah Gorontalo Dilaporkan ke Polisi

  • By Aeron
  • April 17, 2026
  • 7 views
BREAKING! Kasus Mafia Tanah Mencuat, Kepala Kantah Gorontalo Dilaporkan ke Polisi

Penggeledahan Mendadak Di Dumai, Nama Pelindo Terseret Kasus Yang Mulai Terkuak

  • By Amelia
  • April 16, 2026
  • 8 views
Penggeledahan Mendadak Di Dumai, Nama Pelindo Terseret Kasus Yang Mulai Terkuak

Fakta Mengejutkan! Praktisi Pertanahan Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Konsinyasi

  • By Aeron
  • April 15, 2026
  • 7 views
Fakta Mengejutkan! Praktisi Pertanahan Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Konsinyasi

Terkuak! Ada Apa Di Balik Mutasi Tersangka Suap Lahan Di PN Depok? KPK Turun Tangan

  • By Callyn
  • April 14, 2026
  • 8 views
Ada Apa Di Balik Mutasi Tersangka Suap Lahan Di PN Depok? KPK Turun Tangan

Haru! Mbah Tupon Sujud Syukur Setelah Sertipikat Tanahnya Akhirnya Kembali

  • By Aeron
  • April 13, 2026
  • 11 views
Haru! Mbah Tupon Sujud Syukur Setelah Sertipikat Tanahnya Akhirnya Kembali
Bagaimana Algoritma Media Sosial Membentuk Popularitas Game Klasik di Ruang DigitalStrategi Mahjong Ways 2 untuk Memahami Program Bonus Mingguan bagi Pemain AktifMahjong Wins 3 dan Pola Bonus Harian yang Menarik Perhatian Pemain AktifPergeseran Budaya Hiburan Digital dan Alasan Minat pada Live Dealer Terus MeningkatCara Menghitung Margin Keuntungan secara Matematika untuk Menganalisis PeluangGaya Bermain Santai di Mahjong Ways Plus dan Kaitannya dengan Konsistensi PermainanMenelaah Lonjakan Return Investasi dari Perspektif Analisis AlgoritmikDampak Konvergensi Faktor Pengganda terhadap Tekanan Sistem di Sektor Publik dan IndustriEvaluasi Konsistensi Hasil Pemula saat Menggunakan Mode Otomatis dalam Proses BelajarPeran Waktu dan Momentum dalam Membaca Peluang Permainan secara Lebih TerukurIntegrasi Holistik AI dan Kode Visual Membuka Taktik Data Digital yang Lebih Cerdas dan AdaptifPanduan Terkini Membaca Data RTP di Siang Hari untuk Menata Langkah Awal dengan Lebih AkuratOtoritas Lisensi Menyoroti Perbedaan Mencolok antara Klaim dan Realitas RTP Olympus yang Banyak DibicarakanKisah Pemain Lama Dragon Hatch Menunjukkan Cara Menghindari Kerugian Lewat Strategi yang Lebih Tenang dan TerukurTiga Teknik Sederhana di Mahjong Kian Menarik Dicermati karena Dinilai Membantu Membaca Peluang dengan Lebih JernihStudi Efektivitas RTP Membuka Pemahaman Baru tentang Cara Mengukur Return Permainan Secara Lebih AkuratAnalisis Mendalam Menemukan Pola Acak yang Kerap Dikaitkan dengan Lonjakan Hasil yang Menarik PerhatianAnalisis Sistem Berlapis Membantu Menentukan Arah Permainan yang Lebih Optimal dan TerarahPemanfaatan Sistem Otomatis Kian Dilirik untuk Mendorong Efisiensi dan Keteraturan Sesi yang Lebih BaikPenentuan Waktu Bermain yang Optimal Membantu Membaca Perubahan Pola Hasil dengan Lebih Cermat
Sweet Bonanza dan Fitur Tumble: Memahami Pola Permainan yang Menarik Perhatian PenggunaPanduan Santai Mahjong Ways 2 bagi Pemula untuk Memahami Permainan dengan Lebih CepatMemahami Laporan Audit Pihak Ketiga untuk Menilai Transparansi Game OnlineCara Memahami Pola Permainan Mahjong Wins 3 yang Kerap Digunakan Pemain BerpengalamanPanduan Membaca Pola Gates of Olympus untuk Menelaah Perubahan Ritme PermainanLaporan Analisis Sistem Modern dalam Menentukan Pola Permainan yang Lebih StabilPeran RTP dan Waktu dalam Membentuk Strategi Bermain yang Lebih EfektifMenelaah Waktu Bermain dan Fitur Putaran Otomatis dalam Ritme Permainan DigitalAnalisis Risiko dan Imbal Hasil dalam Sistem Permainan Digital InteraktifMahjong Ways 2 dan Ritme Spin yang Sering Dikaitkan dengan Peluang Hasil Lebih TinggiGates Of Olympus Kian Menarik Perhatian Lewat Pembahasan Pola Permainan yang Ramai Diperbincangkan PemainSweet Bonanza Kembali Disorot Setelah Muncul Beragam Cerita Pemain tentang Pola yang Sering DiamatiMenjaga Saldo Tetap Aman di Mahjong Ways Kini Kian Ditekankan Saat Pola Permainan Bergerak Tidak MenentuFenomena Jam Panas 2026 Memunculkan Perbincangan Baru tentang Pengaruh Waktu Bermain terhadap Ritme HasilSweet Bonanza Super Spin Kian Ramai Dibahas di Indonesia sebagai Fenomena Digital yang Tengah Naik DaunOptimalisasi Momen Harian Membuka Cara Baru Menyusun Strategi Permainan yang Lebih Efektif dan TerarahAnalisis Spin Gratis Mengungkap Pola Dominan yang Kian Menarik Dicermati dalam Membaca Arah PermainanWaktu Kini Dipandang Sebagai Variabel Penting dalam Menata Ritme dan Konsistensi Hasil PermainanTeori Probabilistik Membuka Pemahaman Baru tentang Pola Konsisten dan Dampaknya pada Arah ReturnEksperimen Skala Kecil Menunjukkan Siklus Tertentu Dapat Membentuk Stabilitas Return yang Lebih Terukur