Polres Sukabumi merefleksikan kinerja 2025, termasuk pengungkapan korupsi mesin tenun serta upaya memberantas PETI demi lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Samian, institusi Korps Bhayangkara ini menunjukkan kinerja impresif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menindak berbagai bentuk kejahatan. Dari pengungkapan kasus korupsi yang merugikan negara hingga upaya mitigasi bencana melalui penertiban tambang emas ilegal.
Polres Sukabumi membuktikan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan lestari bagi masyarakat Sukabumi. Berikut ini, Mafia Tanah akan menjadi refleksi akhir tahun yang menyoroti fokus utama dan keberhasilan yang telah diraih.
Bongkar Korupsi Mesin Tenun, Selamatkan Uang Negara
Salah satu capaian paling menonjol Polres Sukabumi sepanjang tahun 2025 adalah keberhasilan membongkar kasus korupsi pengadaan mesin tenun di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Pemkab Sukabumi. Kasus ini sempat menarik perhatian publik dan menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam memberantas tindak pidana korupsi (Tipikor).
Kapolres Samian menegaskan bahwa penanganan Tipikor merupakan atensi serius untuk menyelamatkan uang negara dari praktik-praktik rasuah. Kasus Disdagin, yang telah merugikan negara ratusan juta rupiah, dipastikan telah tuntas di tingkat kepolisian dan telah dilimpahkan kepada penuntut umum.
Pada Mei 2025, Polres Sukabumi telah melimpahkan tiga tersangka terkait kasus ini ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Menunjukkan progres penanganan yang efektif. Keberhasilan ini tidak hanya menegaskan profesionalisme aparat, tetapi juga memberikan pesan tegas bahwa praktik korupsi tidak akan ditoleransi di wilayah hukum Sukabumi.
Berantas Tambang Emas Ilegal Demi Lingkungan Lestari
Selain korupsi, isu kerusakan lingkungan akibat Pertambangan Tanpa Izin (PETI) menjadi fokus utama lainnya bagi Polres Sukabumi di tahun 2025. Operasi penertiban tambang emas ilegal digencarkan, terutama di wilayah Cikakak dan sekitarnya, sebagai upaya proaktif mitigasi bencana alam.
Kapolres Samian menjelaskan bahwa aktivitas PETI merupakan salah satu penyebab utama kerusakan alam yang dapat merusak ekosistem. Kerusakan ini berpotensi memicu bencana, terutama saat cuaca ekstrem, sehingga penertiban menjadi langkah krusial untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Sepanjang paruh kedua tahun 2025, Satreskrim Polres Sukabumi melakukan serangkaian penggerebekan ‘lubang tikus’ dan berhasil mengamankan sejumlah pelaku lapangan atau ‘gurandil’ hingga pemodal. Tindakan tegas ini menunjukkan keseriusan Polres Sukabumi dalam memerangi aktivitas ilegal yang merugikan lingkungan.
Baca Juga: Musim Hujan Tenang, Sertifikat Tanah Elektronik Lindungi Aset Anda!
Pengamanan Malam Tahun Baru, Siaga Waspada Laka Laut
Menutup tahun 2025, Polres Sukabumi memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya tetap kondusif. Meskipun animo wisatawan sedikit menurun, personel kepolisian tetap disiagakan penuh untuk mengantisipasi potensi kerawanan, terutama di malam pergantian tahun.
Fokus pengamanan dibagi menjadi dua klaster utama. Wilayah Utara diarahkan untuk kelancaran arus lalu lintas, sementara Wilayah Selatan dan Barat diperkuat dengan personel berkualifikasi SAR. Penempatan tim SAR ini bertujuan khusus untuk mengantisipasi kecelakaan laut, mengingat tingginya aktivitas di area pantai.
Anggota yang memiliki kompetensi di bidang SAR dan penyelamatan korban di air ditempatkan pada titik-titik strategis di wilayah Barat dan Selatan. Penempatan ini krusial untuk memastikan masyarakat dapat berlibur dengan aman dan tenang, serta mendapatkan penanganan cepat jika terjadi insiden di perairan.
Komitmen Polres Sukabumi Untuk Masyarakat
Refleksi kinerja 2025 ini menunjukkan komitmen Polres Sukabumi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keadilan bagi masyarakat. Dari pengungkapan kasus korupsi hingga penertiban tambang ilegal, setiap langkah diambil dengan tujuan melindungi hak-hak masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Keberhasilan penanganan berbagai kasus penting ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran Polres Sukabumi. Sinergi dengan berbagai pihak terkait juga menjadi kunci dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut, menunjukkan pendekatan holistik dalam penegakan hukum.
Polres Sukabumi terus berupaya menjadi pelayan dan pelindung masyarakat yang profesional dan berintegritas. Dengan capaian di tahun 2025, diharapkan semangat ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Mewujudkan Sukabumi yang lebih aman, sejahtera, dan terhindar dari berbagai bentuk kejahatan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Mafia Tanah serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari targetnews.id

