Petani Dan Warga Adat Lampung Siap Long March Ke Istana Tuntut Penyelesaian Konflik Lahan

Bagikan

Petani dan warga adat Lampung bersiap long march ke Istana tuntut penyelesaian 7 konflik lahan yang belum terselesaikan.

Petani Dan Warga Adat Lampung Siap Long March Ke Istana Tuntut Penyelesaian Konflik Lahan

Perjuangan mereka bukan sekadar tuntutan administratif, tetapi juga mencerminkan keresahan masyarakat adat dan petani yang tanahnya terancam diambil alih atau belum memiliki kepastian hukum. Aksi long march ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk mendengar langsung suara masyarakat terdampak.

Langkah mereka menimbulkan pertanyaan: bagaimana pemerintah menindaklanjuti konflik lahan ini? Apa saja sengketa yang membuat warga Lampung bersatu dalam aksi besar ini? Simak pembahasan lengkapnya berikut ini hanya di Mafia Tanah.

Long March Petani Dan Warga Adat Lampung Ke Istana Negara

Kamis (19/2/2026), Dewan Pimpinan Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA) mengumumkan rencana aksi jalan kaki atau long march yang melibatkan sekitar 15 ribu petani dan masyarakat adat se-Sumatera menuju Istana Negara. Aksi ini merupakan respons terhadap konflik lahan yang telah berlangsung bertahun-tahun dan belum terselesaikan.

Peserta long march dari Provinsi Lampung berasal dari tujuh wilayah yang menghadapi sengketa lahan. Mereka akan bersatu menuntut pelaksanaan reforma agraria secara menyeluruh, termasuk pemenuhan amanat Pasal 33 UUD 1945 dan pembentukan Badan Nasional Reforma Agraria (BNRA).

Abu Hasan, perwakilan KNARA Lampung, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar simbolik. Long march dirancang untuk memberikan tekanan moral dan politik agar pemerintah mendengar langsung suara petani dan masyarakat adat yang terdampak konflik lahan.

Agenda Audiensi Dan Tuntutan Ke Pemerintah

Selain long march, DPN KNARA berencana menggelar audiensi dengan Presiden Prabowo Subianto serta sejumlah pejabat tinggi terkait. Pertemuan ini akan melibatkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Menteri Kehutanan, Menteri Pertanian, pimpinan BUMN, Ketua Satgas PKH, dan pimpinan lembaga terkait lainnya.

KNARA menegaskan bahwa audiensi tersebut menjadi sarana formal untuk menyampaikan tuntutan dan membuka dialog terkait penyelesaian konflik lahan. Tujuannya adalah menciptakan solusi yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

Abu Hasan menjelaskan bahwa DPN KNARA telah melakukan bedah kasus secara rinci dan mencatat tujuh persoalan lahan utama dari Lampung yang akan dibawa ke Jakarta. Kasus-kasus tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni kawasan hutan dan nonkawasan hutan.

Baca Juga: Harapan dan Air Mata, Hasni Lapor Sengketa Lahan Tol Pekanbaru-Rengat Ke Polda

Konflik Kawasan Hutan Di Lampung

Konflik Kawasan Hutan Di Lampung 700

Dua konflik kawasan hutan menjadi fokus utama long march. Pertama, pengeluaran areal seluas sekitar 4.800 hektare dari kawasan hutan melalui skema PPTPKH/TORA yang telah dikuasai puluhan tahun oleh masyarakat adat Umbul Hamara Tuha, Kabupaten Waykanan.

Kedua, pengeluaran permukiman Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) seluas sekitar 600 hektare di Desa Tanjungserupa, Kabupaten Waykanan, yang berasal dari kawasan Register 46. Masyarakat menuntut kepastian hukum dan pengakuan hak atas tanah tersebut.

Penyelesaian konflik kawasan hutan ini menjadi krusial karena berkaitan dengan hak dasar masyarakat adat dan keberlanjutan pemanfaatan lahan. KNARA menekankan pentingnya pemerintah memberikan kepastian hukum agar konflik tidak berlarut-larut.

Konflik Nonkawasan Hutan Dan Sengketa Tanah

Selain kawasan hutan, lima konflik nonkawasan hutan juga menjadi sorotan. Kasus pertama adalah pengembalian sekitar 1.000 hektare lahan adat keturunan Menak Paduka Sepahit Lidah, sebelumnya diklaim eks HGU PT Indo Lampung Perkasa (SGC Group), beserta pemenuhan kewajiban 20 persen plasma.

Kasus kedua, pengembalian 6.000 hektare lahan rawa tanah adat Marga Tegamoan di Desa Bakung Ilir dan Bakung Udik, Kabupaten Tulang Bawang, termasuk pemenuhan 20 persen plasma. Dan yang ketiga mencakup realisasi pembayaran atas 347,93 hektare tanah milik masyarakat Desa Bakung Ilir. Dari eks HGU PT Sweet Indo Lampung beserta pemenuhan kewajiban plasma.

Selain itu, KNARA menyoroti pembatalan sertifikat tanah seluas 111 hektare yang diterbitkan mafia tanah di Desa Tanjungserupa, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Waykanan. Serta pengembalian 487 hektare tanah adat Marga Unyu Sukadana di Kabupaten Lampung Timur. Penyelesaian sengketa ini penting untuk melindungi hak masyarakat dan menegakkan prinsip keadilan agraria.

Upaya Menegakkan Keadilan Agraria Dan Harapan Ke Depan

KNARA menegaskan seluruh tuntutan ini bagian dari upaya menegakkan keadilan agraria. Petani dan masyarakat adat menuntut kepastian hukum atas tanah yang telah lama dikuasai, agar hak mereka diakui dan dilindungi negara.

Long march ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah untuk mempercepat pembentukan BNRA dan menindaklanjuti agenda reforma agraria secara menyeluruh. KNARA menekankan bahwa penyelesaian sengketa harus dilakukan dengan transparan, adil, dan berlandaskan hukum.

Harapan jangka panjang adalah terciptanya kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat di seluruh Sumatera. Dengan aksi damai dan terorganisir seperti long march ini, diharapkan pemerintah mampu mengatasi konflik lahan. Meningkatkan kepercayaan publik, dan menjalankan reforma agraria secara efektif dan berkelanjutan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari heloindonesia.com
  • Gambar Kedua dari berdikarionline.com

Related Posts

Sengketa Tanah Ujung Genteng Memanas! Kuasa Hukum Sebut Penggugat Tak Punya Bukti Sah

Bagikan

Kuasa hukum dalam sengketa tanah Ujung Genteng menyatakan bahwa pihak penggugat tidak memiliki bukti sah kepemilikan. Sengketa tanah di kawasan Ujung Genteng kembali memanas setelah kuasa hukum pihak tergugat menyatakan…

Sengketa Lahan Bukit Bakar Memanas, Konflik Agraria Picu Kekhawatiran Bagi Para Warga Jambi!

Bagikan

Sengketa lahan Bukit Bakar memanas di Jambi, konflik agraria picu kekhawatiran warga dan jadi sorotan publik luas saat ini. Konflik agraria yang belum terselesaikan ini mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan…

You Missed

Wajib Tahu! Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Untuk Ahli Waris Biar Tidak Ribet

Wajib Tahu! Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Untuk Ahli Waris Biar Tidak Ribet

Wajib Tahu! Sengketa Tanah Tak Harus ke Pengadilan, Ini Solusi Damainya

Wajib Tahu! Sengketa Tanah Tak Harus ke Pengadilan, Ini Solusi Damainya

Sengketa Tanah Ujung Genteng Memanas! Kuasa Hukum Sebut Penggugat Tak Punya Bukti Sah

Sengketa Tanah Ujung Genteng Memanas! Kuasa Hukum Sebut Penggugat Tak Punya Bukti Sah

Terkuak! Dugaan Mafia Tanah Tol Tol Cisumdawu, Korban Minta Presiden Turun Tangan

Terkuak! Dugaan Mafia Tanah Tol Tol Cisumdawu, Korban Minta Presiden Turun Tangan

Heboh! Ketua PN Sumedang Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Mafia Tanah

Ketua PN Sumedang Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Mafia Tanah

Heboh! Dugaan Mafia Tanah Rp190 Miliar Tol Cisumdawu Dilaporkan ke KPK

Dugaan Mafia Tanah Rp190 Miliar Tol Cisumdawu Dilaporkan ke KPK
Live RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifLive RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifKolaborasi AI dan Data RTP PG Soft Dinilai Mendorong Transparansi Baru dalam Ekosistem Gaming DigitalTeknologi Terbaru di Mahjong Ways 2 Mengubah Tempo, Visual, dan Respons Permainan secara MenyeluruhMengupas Data Mahjong Ways dan Ways 3 untuk Menemukan Perbedaan Karakter di Balik Sistem PermainannyaBlack Scatter dengan RTP Stabil Jadi Perhatian, Inilah Cara Membaca Polanya secara Lebih RasionalMengamati Scatter Mahjong Ways 1 dalam 1.000 Putaran, Sejumlah Pola Menarik Mulai TerlihatSweet Bonanza Kembali Populer Berkat Perpaduan Visual dan Animasi IkonikTransformasi Baccarat Digital dari Permainan Klasik Menuju Format yang Lebih ModernMahjong Ways dan Sweet Bonanza Mengisi Tren Gaming Terbaru, Apa Daya TariknyaSweet Bonanza vs Mahjong Ways, Menelusuri Perbedaan Desain dan Kekuatan TemanyaBagaimana Media Sosial Bisa Membuat Sebuah Game Mendadak Ramai DibicarakanKonten Game Berdurasi Pendek Kini Mendominasi Media Sosial, Apa PenyebabnyaKomunitas Gamer Mulai Beralih ke Acara Online yang Lebih Interaktif dan SeruPanduan Menyiapkan Malam Bermain Bersama agar Lebih Seru, Nyaman, dan TeraturLima Kesalahan Umum yang Bisa Mengganggu Keharmonisan Komunitas Game OnlineRekomendasi Format Turnamen Online yang Cocok untuk Komunitas Gamer LokalGates of Olympus dan Rahasia Tempo Putaran, Mengapa Kecepatan serta Ketepatan Waktu Sama PentingnyaMenjelang Hari Kemerdekaan, Mahjong Ways 2 Menghadirkan Nuansa Nusantara yang Lebih SemarakMengenal Teknik Kalibrasi Volatilitas melalui Interval dan Pembacaan Data Visual yang Lebih PresisiIstilah Parlay RTP Kerap Disalahpahami, Begini Peran Statistik dalam Membaca Peluang secara ObjektifModel Saintifik untuk Menjaga Konsistensi ketika Sistem Memasuki Titik Transisi yang Sulit Diprediksi
Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Game Dipahami melalui Pendekatan Analisis DataMahjong Ways dan Pemanfaatan Data untuk Memahami Variasi Hasil PermainanPeran Algoritma dalam Membentuk Mekanisme Berbagai Game Digital Masa KiniPerkembangan AI Membuka Perspektif Baru dalam Pengembangan Industri Game DigitalMahjong Ways dalam Perspektif Teknologi Digital dan Perkembangan Industri Game ModernStarlight Princess Menggambarkan Perkembangan Desain Visual dalam Teknologi Game DigitalMemahami RTP dan Volatilitas melalui Pendekatan Statistik dalam Analisis Game DigitalGate of Olympus dan Inovasi Mekanisme Game di Tengah Perkembangan Industri DigitalStarlight Princess dan Evolusi Identitas Visual pada Platform Game Berbasis MobileMemahami Probabilitas pada Game Digital melalui Pendekatan Statistik dan Literasi DataGate of Olympus serta Perkembangan Fitur Interaktif dalam Ekosistem Game OnlineMahjong Ways dan Peran Teknologi dalam Membentuk Pengalaman Interaktif PenggunaMahjong Ways 2 dan Perubahan Desain Interaktif yang Menarik Dikaji dari Sisi TeknologiMahjong Ways 2 Menjadi Objek Menarik untuk Melihat Evolusi Mekanisme Game DigitalBagaimana Data Statistik Membantu Menjelaskan Variasi Hasil pada Permainan DigitalTeknologi Random Number Generator dan Perannya dalam Sistem Game DigitalStarlight Princess dan Hubungan antara Desain Game dengan Pengalaman PenggunaGate of Olympus Memperlihatkan Pemanfaatan Teknologi Grafis dalam Game ModernMengapa Pemain Sering Mengenali Pola pada Sistem Acak dalam Perspektif Perilaku DigitalMahjong Ways dan Perkembangan Teknologi Mobile yang Mengubah Cara Pengguna Bermain
Dari Ilustrasi hingga Animasi, Begini Evolusi Seni Visual dalam Game ModernGate of Olympus dan Eksplorasi Desain Fantasi dalam Lanskap Game Digital Masa KiniStarlight Princess sebagai Gambaran Perkembangan Seni Digital dalam Industri GameMahjong Ways dan Perpaduan Estetika Visual dengan Perkembangan Budaya Game DigitalGate of Olympus dan Evolusi Estetika Visual dalam Industri Game ModernStarlight Princess dalam Perspektif Desain Karakter dan Kreativitas Visual Era DigitalPerilaku Pemain dan Perubahan Cara Menikmati Karya Visual dalam Era Game InteraktifStarlight Princess Memadukan Imajinasi, Desain Karakter, dan Teknologi dalam Satu PengalamanStarlight Princess dan Cara Warna, Karakter, serta Animasi Membentuk Identitas Sebuah GameMahjong Ways 2 Menawarkan Perspektif Menarik tentang Desain Simbol dalam Game DigitalMahjong Ways dan Cara Elemen Budaya Diolah Menjadi Identitas Visual Permainan DigitalKetika Game Menjadi Media Visual, Mahjong Ways dan Perubahan Selera Pengguna DigitalMahjong Ways 2 dan Pergeseran Estetika Game dari Tampilan Konvensional ke InteraktifMahjong Ways dan Perkembangan Bahasa Visual dalam Budaya Permainan DigitalGame Digital sebagai Medium Kreatif, Melihat Hubungan Teknologi, Seni, dan Pengalaman PemainGate of Olympus serta Perkembangan Representasi Mitologi dalam Budaya Game DigitalMengapa Estetika Menjadi Bagian Penting dalam Perancangan Game Digital ModernGate of Olympus Memperlihatkan Peran Efek Visual dalam Membangun Pengalaman InteraktifMahjong Ways 2 dan Hubungan antara Simbol Tradisional dengan Interpretasi Visual ModernDari Seni hingga Teknologi, Mahjong Ways dan Perubahan Lanskap Budaya Game Digital